Laman

Kamis, 19 Januari 2012

PERSAMAAN HAK antara PRIA dan WANITA

Abdul-Baha’ berkata :
"Umat manusia bagaikan seekor burung dengan kedua sayapnya, yang satu pria dan yang lainnya wanita. Burung itu tak dapat terbang ke langit kecuali kedua sayap itu kuat dan digerakkan oleh kekuatan yang sama.

Tuhan telah menciptakan semua mahluk dalam berpasang-pasangan. Manusia, hewan dan tumbuhan, semuanya dari ketiga alam ini terdiri dari dua jenis kelamin, dan ada persamaan mutlak di antara mereka. Dalam dunia tumbuhan, ada tumbuhan jantan dan tumbuhan betina, mereka mempunyai hak-hak yang sama, dan memiliki keindahan yang sama dalam masing-masing jenis mereka, meskipun sebetulnya pohon yang menghasilkan buah dapat dikatakan lebih unggul daripada yang tak berbuah. Dalam alam hewan, kita dapat melihat bahwa jantan dan betina mempunyai hak-hak yang sama dan mereka dapat sama-sama menggunakan apa yang telah tersedia bagi mereka dalam kedua alam yang lebih rendah, kita telah melihat bahwa tidak ada keunggulan di antara jenis kelamin, baik jantan/betina.

Dalam dunia manusia kita menemukan sesuatu perbedaan yang besar, wanita diperlakukan seakan-akan lebih rendah, dan tidak diperbolehkan memiliki hak-hak dan penghargaan yang sama. Keadaan ini bukan disebabkan oleh alam, tetapi karena pendidikan. Dalam ciptaan Ilahi tidak ada jenis kelamin yang lebih unggul daripada yang lain dalam pandangan Tuhan"